SELAMAT DATANG DI BLOG KELAS 12 IPA 1 SMAN 2 KAB.TANGERANG

Selasa, 25 November 2014

SENI RUPA KONTEMPORER PERANCIS




nama : 
1. RINI
2. RIZKI PRATAMA
3. ROSMAENI
4. SAEBAH
5. SARI AYU
KELAS : XII IPA 1


I. Pengertian Seni Rupa Modern
Seni rupa modern adalah seni rupa yang tidak terbatas pada kebudayaan suatu adat atau daerah, namun tetap berdasarkan sebuah filosofi dan aliran-aliran seni rupa. Seni rupa modern adalah suatu karya seni rupa yang merupakan hasil kreativitas( karya seni rupa pembaruan)
Contoh: seni instalasi, body painting, lukisan wayang pasir, patung pasir, dsb.

II. seniman modern perancis
-seni lukis
            
           Lukisan sendiri Jaques Louis David 1794

Tokoh utama  Neo Klasik diawali Jaques Louis David (1748-1825), ia merupakan pelukis pertama dalama sejarah seni  modern, oleh karena ia merupakan tokoh dalam pembaharuan seni modern, sehingga ia menduduki posisi yang sangat penting di kehidupan sosial masyarakat, kehidupan social yang meliputi kehidupan  politik, maupun dalam lingkungan intelektual.
            David disebutkan tokoh pembaharuan, oleh karena ketika para pelukis masih diliputi dengan buaian keindahan seni Rococo yang sedang melanda dunia seni setelah menurunnya kualitas seni Renaissance dengan istilah Mannerism, justru ia menciptakan suatu karya yang sangat dramatis, tanpa mengutamakan kemolekan, tetapi menampilkan sebuah kepiluan, dengan karya “Sumpah Horatii”nya pada tahun 1784. Sebuah karya yang diciptakannya berdasarkan novel Klasik yang berlebel “Horatius” yang dikarang oleh seorang budayawan sastra yang bernama Corneille
 Yang ditampilkan pada karya Neo Klasik David adalah unsur mendidik, hal tersebut dapat dilihat dari karyanya yang berjudul “Kematian Sokrates”
Tema-temanya yang diambil dari masa klasik dengan sifat-sifat lukisannya yang sangat rasionil, objektif, dan cendrung “dingin” , ada perbedaan yang cukup prinsip dengan karakter seni klasik yang mempunyai karakter hangat dan menggairahkan.


“Kematian Sokrates” yang penuh dengan nuansa mendidik, karya David

Sesungguhnya Neo Klasik yang ditekuni oleh para seniman pada  10 September 1959asa  David adalah seni yang tidak jauh dengan yang hidup pada jaman Renaissance, david telah membuat seni Klasik menjadi popular kembali untuk kedua kalinya, setelah satu setengah abad lampau seni klasik yang telah menjadi trade mark Prancis ditenggelamkan oleh mashab Barok Rokoko.      

2.Auguste Rodin(1840-1917)


Adalah seorang pematung Perancis. Meskipun umumnya dianggap Rodin nenek moyang patung modern, ia tidak berangkat untuk memberontak terhadap masa lalu. Ia dididik secara tradisional, pengrajin mengambil pendekatan seperti pekerjaannya, dan pengakuan akademis yang diinginkan, meskipun dia tidak pernah diterima di sekolah terkemuka seni Paris. Ia memiliki kemampuan unik untuk model yang kompleks, bergolak, sangat mengantongi permukaan tanah liat. Bakat Rodin yang menonjol adalah patung dikritik terus terang selama masa hidupnya

KARYANYA

   Karya Auguste Rodin













 ALIRAN SENI RUPA MODERN PERANCIS

  1. Aliran Neo-Klasik



Pecahnya revolusi Perancis pada tahun 1789, merupakan titik akhir dari kekuasaan feodalisme di Perancis yang pengaruhnya terasa juga ke bagian-bagian dunia lainnya. Revolusi ini tidak hanya perubahan tata politik dan tata social, tetapi juga menyangkut kehidupan seni. Para seniman menjadi bebas dalam memperturutkan panggilan hati masing-masing, dimana mereka berkarya bukan karena adanya pesanan, melainkan semata-mata ingin melukis saja.

Maka dengan demikian mulailah riwayat seni lukis modern dalam sejarah yang ditandai dengan individualisasi dan isolasi diri. Jacques Louis David adalah pelukis pertama dalam babakan modern. Pada tahun 1784, David melukiskan “SUMPAH HORATII”. Lukisan ini menggambarkan Horatius , bapak yang berdiri di tengah ruangan sedang mengangkat sumpah tiga anak laki-lakinya yang bergerombol di kiri, sementara anak perempuannya menangis di sebelah kanan.

Lukisan ini tidak digunakan untuk kenikmatan, melainkan untuk mendidik, menanamkan kesadaran anggota masyarakat atas tanggung jawabnya terhadap Negara. J.L. David merupakan pelopor aliran Neo-Klasik, dimana lukisan Neo-Klasik bersifat Rasional, objektif, penuh dengan disiplin dan beraturan serta bersifat klasik.

Tokoh penerus J.L. David dalam Neo-Klasik adalah JEAN AUGUAST DOMINIQUE INGRES (1780-1867)


Lukisan-lukisan romantik cenderung menampilkan :
Hal yang berurusan dengan perasaan seseorang (sangat ditentang dalam aliran Neo- Klasik)
Eksotik, kerinduan pada masa lalu
Digunakan untuk perasaan dari penontonnya
Kecantikan dan ketampanan selalu dilukiskan

2.Aliran Realisme




Realisme merupakan aliran yang memandang dunia tanpa ilusi, mereka menggunakan penghayatan untuk menemukan dunia. Salah seorang tokoh Realisme yang bernama “Courbet” dari Perancis mengatakan :

“TUNJUKANLAH KEPADAKU MALAIKAT, MAKA AKU AKAN MELUKISNYA, artinya ia tidak akan melukis sesuatu yang tidak ditunjukkan kepadanya (sesuatu yang tidak real/nyata). Aliran Realisme selalu melukiskan apa saja yang dijumpainya tanpa pandang bulu dan tanpa ada idealisasi, distorsi atau pengolahan-pengolahan lainnya. Gustave Courbet (1819-1877) memandang bahwa lukisan itu pada dasarnya seni yang kongkrit. Lukisan-lukisan Courbet selalu menampilkan kenyataan hidup yang pahit seperti “Lukisan Pemecah Batu” dll.

Tokoh : Jean Francois, Millet dan Honore Daumier.





3.Aliran Impresionis



Apabila ada orang mendengar istilah Impresionisme, maka asosiasi mereka biasanya tertuju pada lukisan-lukisan yang impresif, yaitu lukisan yang agak kabur dan tidak mendetail. Claud Monet bukan tokoh impresionisme, tetapi aliran impresionisme banyak diilhami oleh penemuan-penemuan Claud Monet dalam setiap lukisannya. Seorang tokoh impresionisme dari Prancis bernama Piere Auguste Renoir (1841-1919).

Pelukis ini sangat gemar melukis wanita, baik dalam kondisi berpakaian maupun tanpa busana. Lukisan impresionis sangat dipengaruhi oleh keadaan cuaca, karena melukis dilakukan di luar studio. Lukisan impresionis biasanya tidak mempunyai kontur yang jelas dan nampak hanya efek-efek warna yang membentuk wujud tertentu.

Tokohnya : Eduard Manet, Claude Monet,Auguste Renoir, Edward Degas dan Mary Cassat.










4.Aliran Ekspresionisme



Pada tahun 1990-an, para pelukis mulai tidak puas dengan karya yang hanya menonjolkan bentuk-bentuk objek. Mereka mulai menggali hal-hal yang berhubungan dengan batin, sehingga muncullah aliran ekspresionisme. Vincent Van Gogh (1850) adalah tokoh yang menjadi tonggak kemunculan aliran ekspresionisme dan tokoh lain yang mengikuti adalah Paul Cezanne, Paul Gauguin, Emil Nolde dan di Indonesia yaitu Affandi. Ekspresionisme merupakan aliran yang melukiskan aktualitas yang sudah didistorsikan ke arah suasana kesedihan, kekerasan ataupun tekanan batin.

Pelopornya adalah Vincent Van Gogh, Paul Klee, Emile Nolde, W . Kandinsky, dan Edvard Munch.





















Tidak ada komentar:

Posting Komentar